Kedai Teh Penjaga Mimpi di Ujung Senja
Di sebuah desa yang selalu diselimuti kabut senja permanen, berdiri sebuah kedai teh kecil milik seorang wanita tua bernama Nek Lastri. Kedai ini tidak menjual teh biasa, melainkan seduhan dari kelopak bunga tidur yang mampu menyembuhkan trauma, mengembalikan memori yang hilang, atau menghapus mimpi buruk seseorang. Suatu sore, seorang pemuda asing bernama Rian datang dengan tatapan kosong dan membawa sebuah kotak kayu terkunci. Rian ingin menghapus seluruh ingatan buruknya tentang perang, namun Nek Lastri menemukan bahwa jika memori buruk itu dihapus, Rian juga akan kehilangan kemampuan untuk mengingat orang yang paling dicintainya.