Secangkir Kopi di Penghujung Senja
Tahun terakhir di SMA menjadi masa yang penuh warna bagi Aksa. Ia adalah siswa yang aktif, memiliki banyak teman, dan bercita-cita masuk fakultas kedokteran. Namun, semua rencananya berubah ketika usaha kecil milik keluarganya mengalami kebangkrutan.
Di tengah kesulitannya, Aksa bertemu dengan Kala, siswi pindahan yang bekerja paruh waktu di sebuah kedai kopi setelah pulang sekolah. Berbeda dengan teman-teman sebayanya, Kala terlihat tenang dan selalu menghadapi masalah dengan senyuman.
Persahabatan mereka dimulai dari hal sederhana: secangkir kopi hangat dan obrolan tentang mimpi-mimpi yang belum tercapai. Bersama sahabat-sahabat mereka, Aksa dan Kala menjalani hari-hari terakhir di masa putih abu-abu dengan cerita tentang persahabatan, cinta pertama, dan ketakutan menghadapi masa depan.
Secangkir Kopi di Penghujung Senja adalah kisah tentang mimpi, keluarga, dan keberanian menerima kenyataan bahwa menjadi dewasa berarti belajar melepaskan beberapa hal dan memperjuangkan hal-hal yang benar-benar penting.