Jam Dinding yang Berdetak Mundur
Sejak puluhan tahun, warga Kota Puspasari percaya bahwa Jam Dinding Tua di Balai Kota membawa kutukan. Setiap kali jarumnya bergerak mundur tepat pada tengah malam, seseorang akan meninggal atau menghilang secara misterius dalam waktu tiga hari.
Raka, seorang mahasiswa sejarah yang sedang meneliti peninggalan kota tua, menganggap cerita itu hanya legenda. Namun ketika jam tersebut kembali berdetak mundur setelah puluhan tahun berhenti, berbagai kejadian aneh mulai terjadi. Bersama sahabatnya, Sinta, Raka berusaha mengungkap rahasia di balik jam tua itu.
Semakin dalam penyelidikan mereka, semakin jelas bahwa misteri tersebut berkaitan dengan sebuah kasus yang sengaja ditutupi sejak puluhan tahun lalu. Di balik dentingan jam yang menyeramkan, tersembunyi kebenaran yang akhirnya menuntut untuk diungkap.