Lampu di Bukit Angker
Selama puluhan tahun, warga Desa Sukarimba percaya bahwa cahaya misterius yang muncul setiap malam di Bukit Angker adalah pertanda buruk. Banyak orang mengaku melihat lampu itu bergerak di tengah kabut, lalu menghilang begitu saja. Beberapa warga yang mencoba mencarinya bahkan dikabarkan tidak pernah kembali.
Ketika Arya menemukan buku catatan milik pamannya yang hilang sepuluh tahun lalu, ia mulai menyadari bahwa lampu tersebut mungkin bukan sekadar cerita rakyat. Berbekal petunjuk yang ditinggalkan sang paman, Arya memutuskan menelusuri jejak misteri di balik cahaya yang selama ini ditakuti seluruh desa.